Selasa, 01 Desember 2015

Sumimasen :')

Maafin aku mas
Maafin adek membuatmu tak bisa menghubungiku
Begitu pula dengan adek, akan susah juga untuk menghubungimu

Maafkan aku Ya Allah
Bukan bermaksud memutuskan silaturahmi kepada seseorang
Bukan maksudku seperti itu
Aku tidak ingin menyakiti siapapun
Aku hanya ingin menjaga hati
Agar tak ada lagi luka

Maafkan aku yang egois mas
Semoga Allah selalu melindungimu, merahmatimu
Segala hal yang baik mendekatimu, segala malapetaka menjauhimu
Doaku selalu menyertaimu mas, agar kau selalu tersenyum, bahagia

Jika Allah berkenan, semoga kita berjodoh mas. Namun biarkanlah aku seperti ini

Aku ingin bertemu km saat kita saling menemukan. Bertemu km saat kita sama2 berhenti mencari
Bertemu lagi saat kita tahu betapa susahnya mencari, sehingga kita tak saling pergi-pergi lagi dan akan menetap selamanya (di dunia maupun di akhirat)

Minggu, 08 November 2015

Kebermanfaatan Bagi Orang Lain



Hari ini aku mendapat banyak pelajaran


Bahkan setelah hari ini aku benar-benar tidak mau membuang-buang waktuku untuk hal-hal yang tidak berguna


Bermalas-malasan atau sekedar stalking seseorang


Mengurusi urusan orang lain, ingin mengetahui kegiatan orang lain


Ada hal lain yang lebih penting dari itu


Hal yang dulu ingin ku raih tapi sempat terlupa


Entah hidayah dari Allah datang begitu saja


Dan itu sangat aku rasakan hari ini


Hari ini aku menemui sebuah perkumpulan


Yang awalnya aku sangat berat untuk datang


Banyak godaan datang menerpa yang membuat aku untuk tidak datang


Tapi untung saja hatiku mendorong kuat untuk datang


Ya aku datang di perkumpulan itu


Mendengarkan penjelasan dari seseorang teman satu angkatan yang mampu mewujudkan impiannya


Dengan hijab syar’i nya dia menjelaskan berbagai perihal


Sungguh dalam dia menjelaskan sangat terlihat ketulusan dia dalam menyampaikannya


Dan ketulusan itu bisa sangat mengena dan sampai di hatiku


Aura wanita itu sangat terpancar, sungguh cantik, dan juga smart


Sangat pintar dalam mengolah kata, menjawab segala pertanyaan, dan sangat terlihat anggun, bijaksana


Subhanallah... dia temanku satu angkatan dengan aku


Bagaimana dengan aku???


Terlintas dalam benakku selama 4 tahun ini , apa yang kamu dapatkan na??


Apakah kamu telah bermanfaat bagi orang lain


Temanku sahabatku itu smart, baik hatinya, good publik speaking


Pantas saja dia menjadi Mapres


Hal itu sangat pantas untuk dia


Satu hal yang bisa aku dapat dari dia


Dalam melakukan sesuatu cobalah.. cobalah ubah mindset kita,, melakukan suatu hal bukan hanya untuk kita


Tapi untuk orang lain.. demi kebermanfaatan orang lain


Bukan untuk mencarai piala, atau nama agar dipuji orang


Jangan.. janganlah jangan hal itu tertanam di hati kita


Karena apa???


Ketika kita tidak bisa mncapai target itu


Kita tidak akan sakit hati


Karena niat kita untuk ibadah


Setidaknya kita sudah berusaha


Dan secara tidak langsung usaha untuk bermanfaat bagi orang lain telah terlaksana


Misal dalam mengikuti perlombaan, memecahkan permasalahan yang ada di dunia ini


Kita mengirim paper tetapi belum berhasil lolos,


Setidaknya karya kita telah dibaca oleh orang lain ,entah juri atau panitia lomba tersebut


Siapa tahu ada yang terinsiparsi dengan ide kita dan meneruskan atau menyempurnakan ide kita tersebut


Dan ituu sudah menjadi ladang amal bagi kita bukan?


Ada orang lain yang telah mewujudkan impian kita


Sungguh indah jika hati ini didasarkan oleh niat sebagai ibadah


Dan tahukan orang yang berprestasi bukan orang yang mempunyai banyak piala, dapat pujian


Bukan.. bukan itu sayang


Akan tetapi seberapa besar kontribusi kita untuk orang lain


Apa yang telah kita berikan untuk orang lain


Kebermanfaatan apa yang telah kita berikan bagi orang lain


Terimakasih teman,, sahabat...


Allah telah memberikan hidayah ke aku


Untuk mengejar impianku kembali


Aku sangat ingat quote yang sangat aku suka dan menjadi motto hidupku : Sebaik-baiknya orang adalah orang yang berguna bagi orang lain


Aku ingin mewujudkan itu..


Aku ingin bermanfaat bagi orang lain


Walau itu impian sederhana aku ingin seperti itu


Yah hari ini aku harus berusaha


Manfaatkan setiap detik yang ku punya untuk segala sesuatu yang bermanfaat


 

Rabu, 04 November 2015

Apa itu Boraks????

Boraks adalah senyawa dengan nama kimia natrium tetraborat (NaB4O7) berbentuk padat, jika terlarut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3). Dengan demikian bahaya boraks identik dengan bahaya asam borat (Khamid, 1993). Asam borat merupakan asam lemah dengan garam alkalinya bersifat basa, mempunyai bobot molekul 61,83 berbentuk serbuk halus kristal transparan atau granul putih tak berwarna dan tak berbau serta agak manis.
Boraks atau asam boraks biasanya digunakan untuk bahan pembuat deterjen dan antiseptik. Namun boraks sering disalahgunakan untuk mengawetkan berbagai makanan seperti bakso, mie basah, pisang molen, siomay, lontong, ketupat, dan pangsit. Mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks tidak berakibat buruk secara langsung, tetapi boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit karena diserap dalam tubuh konsumen secara kumulatif. Larangan penggunaan boraks juga diperkuat dengan adanya Permenkes RI No 235/Menkes/VI/1984 tentang bahan tambahan makanan, bahwa Natrium Tetraborate yang lebih dikenal dengan nama Boraks digolongkan dalam bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam makanan, tetapi pada kenyatannya masih banyak bentuk penyalahgunaan dari zat tersebut (Subiyakto, 1991 dalam Indra Tubagus, dkk, 2013: 143).
Boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan, sehingga menghasilkan tekstur dan bentuk yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. Bakso yang menggunakan boraks, memiliki kekenyalan khas, berbeda dengan bakso yang kandungan dagingnya tinggi dan akan membuat bakso tersebut bertahan lama. Menurut Mela Sastaviyana Suhendra (2013: 1), selain sebagai pengenyal, dalam pembuatan bakso boraks dapat memberikan rasa gurih.
Boraks menimbulkan efek racun/ toksik pada manusia, toksisitas boraks yang terkandung dalam makanan tidak langsung dirasakan oleh konsumen namun zat tersebut akan terakumulasi dalam tubuh. Menurut Asterina (2008: 176), penggunaan boraks untuk pengawet bahan makanan dapat menyebabkan mual, muntah-muntah, diare, kejang perut, demam, pusing dll. Bagi yang mengkomsumsinya dan untuk jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kanker, sebab zat pengawet sulit diuraikan oleh tubuh.

Adanya boraks dalam sampel makanan dapat diketahui dengan melakukan analisa kualitatif terhadap sampel makanan, sedangkan kadarnya dianalisa secara kuantitatif. Metode analisa terhadap kandungan boraks dalam suatu sampel makanan yaitu dengan metode analisa kuantitatif dengan reaksi warna ataupun reaksi nyala. Adanya asam borat dalam suatu sampel jika direaksikan dengan H2SO4 (pekat) dan metanol pada sampel yang telah disentrifugasi akan menghasilkan nyala berwarna hijau jika dibakar (Maryati, M.Si, dkk : 2015)





DAFTAR PUSTAKA


Asterina. (2008). Identifikasi dan Penentuan Kadar Boraks pada Mie Basah yang Beredar Dibeberapa Pasar di Kota Padang. Majalah Kedokteran Andalas.No.2.Vol.32. Juli - Desember 2008. Diakses dari http://mka.fk.unand.ac.id/images/articles/No_2_2008/hal_175-179-isi.pdf pada tanggal 1 November 2015.



Indra Tubagus, dkk, (2013). Identifikasi dan Penetapan Kadar Boraks dalam Bakso Jajanan di Kota Manado. Pharmacon: Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT. Vol. 2        No. 04. November 2013. ISSN 2302-2493. Diakses dari http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/download/3104/2648.pada tanggal 1November 2015.



Khamid, 1993. Bahaya Boraks Bagi Kesehatan. Jakarta : Penerbit Kompas



Maryati, M.Si, dkk, (2015). Diktat Petunjuk Praktikum Analisis Senyawa KimiaYogyakarta: FMIPA UNY.



Mela Sastaviyana Suhendra. (2013). Analisis Boraks dalam Bakso Daging Sapi dan di Daerah Tenggilis Mejoyo Surabaya Menggunakan Spektrofotometer. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. Vol. 2 No. 2. Diakses dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=130774&val=5455 pada tanggal 01 November 2015.

Pendekatan Deduktif, Induktif, Abduktif dalam Filsafat IPA

       A.    CONTOH PENDEKATAN DEDUKTIF

1.      Premis Mayor       : Semua binatang karnifora adalah pemakan daging
Premis Minor        : Singa adalah binatang karnifora
Kesimpulan           : Singa binatang pemakan daging

2.      Premis Mayor       : Hewan yang hidup di air memiliki insang
Premis Minor        : Ikan memiliki insang
Kesimpulan           : Ikan hewan yang hidup di air

3.      Premis Mayor       : Semua makhluk hidup membutuhkan makan
Premis Minor        : Kelinci adalah makhluk hidup
Kesimpulan           : Kelinci membutuhkan makan

4.      Premis Mayor       : Semua gunung yang aktif mengalami erupsi
Premis Minor        : Gunung Merapi gunung yang aktif
Kesimpulan           : Gunung Merapi mengalami erupsi

5.      Premis Mayor       : Semua makhluk hidup berkembang biak
Premis Minor        : Ikan adalah makhluk hidup
Kesimpulan           : Ikan berkembang biak

6.      Premis Mayor       : Benda yang berbahan besi jika terkena udara dapat berkarat
Premis Minor        : Paku adalah benda yang berbahan besi
Kesimpulan           : Paku jika terkena udara dapat berkarat


      B.     CONTOH PENDEKATAN INDUKTIF

1.      A : Kucing adalah binatang pemakan daging
B : Harimau adalah binatang pemakan daging
C : Serigala adalah binatang pemakan daging
Kucing, Harimau dan Serigala adalah karnifora
Kesimpulan : Semua hewan pemakan daging adalah karnifora

2.      A : Kelinci adalah binatang pemakan daun-daunan
B : Kambing adalah binatang pemakan daun-daunan
C : Sapi adalah binatang pemakan daun-daunan
Kelinci, Kambing dan Sapi adalah herbivora
Kesimpulan : Semua hewan pemakan daun-daunan adalah herbivora

3.      A : Planet adalah benda langit
B : Meteor adalah benda langit
C : Komet adalah benda langit
Planet, Meteor dan Komet adalah anggota tata surya
Kesimpulan : Semua benda langit adalah anggota tata surya

4.      A : Kucing adalah binatang yang menyusui
B : Sapi adalah binatang yang menyusui
C : Kambing adalah binatang yang menyusui
Kucing , Sapi dan Kambing adalah binatang mamalia
Kesimpulan : Semua binatang yang menyusui adalah binatang mamalia

5.      A : Jangkrik adalah binatang yang tidak mengalami fase pupa
B : Kecoa adalah binatang yang tidak mengalami fase pupa
C : Belalang adalah binatang yang tidak mengalami fase pupa
Jangkrik, Kecoa, Belalang adalah binatang yang mengalami metamorfosis tidak sempurna
Kesimpulan : Semua binatang yang tidak mengalami fase pupa adalah binatang yang mengalami metamorfosis tidak sempurna



     C.    CONTOH PENDEKATAN ABDUKTIF

1.      Ring of fire adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi.
Ring of fire membentang dari Jawa ke Sumatra, Himalaya, Mediterania hingga ke Atlantika.
Kesimpulan :  Indonesia adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi.

2.      Flora dan Fauna di Indonesia bagian Barat, memiliki kemiripan dengan Flora dan Fauna di Asia.
Flora dan Fauna di Indonesia bagian Timur, memiliki kemiripan dengan Flora dan Fauna di Australia.
Kesimpulan : Pada zaman es Indonesia pernah menyatu dengan Asia dan Australia.

3.      Hujan asam disebabkan oleh 2 polutan udara, Sulfur dioxide (SO2) dan Nitrogen oxides (NOx) yang keduanya dihasilkan melalui pembakaran, misalnya dari letusan gunung berapi, kebakaran hutan dan kegiatan manusia seperti pembakaran BBF, peleburan logam dan pembangkit listrik.
Saat ini kebakaran hutan marak terjadi di beberapa wilayah Indonesia
Kesimpulan : Indonesia dapat mengalami hujan asam.

4.      Tanda-tanda akan terjadinya gunung meletus adalah sering terjadi gempa, hewan-hewan gunung turun kedataran yang lebih rendah, suhu di sekitar gunung meningkat, tumbuhan mulai layu, dan sumber air mengering.
Suatu daerah dekat gunung berapi mengalami peristiwa seperti suhu di sekitar tiba-tiba meningkat, banyak burung-burung turun kedaerah yang lebih rendah,  sumber air mulai berkurang, dan sesekali terjadi gempa atau terdengar gemuruh.
Kesimpulan : Gunung berapi yang dekat dengan daerah tersebut akan meletus

5.      Tumbuhan monokotil mempunyai ciri biji berkeping satu, berakar serabut, batang tidak bercabang dan tidak berkambium, ruas-ruas batang terlihat jelas, tulang daun sejajar dan melengkung, daun berpipih dengan letak daun yang berseling, dan umumnya bagian bunga berjumlah tiga atau kelipatannya.
Tumbuhan padi memiliki ciri-ciri tersebut
Kesimpulan : Tumbuhan padi adalah tumbuhan monokotil

Rabu, 28 Oktober 2015

Sekarang Merasakan..

Sekarang aku merasakan

Dulu aku pernah egois
Aku gak bisa menempatkan diri jika di posisi dia
Setelah aku di posisi yang pernah mereka alami
Aku baru sadar

Dulu pernah kesal..
Merasa yang paling teraniaya
Yang paling diberatkan
Aku baru paham
Setelah mengalami posisi itu

Pernah 1 kelompokan karya tulis ilmiah dengan seseorang yang sedang KKN
Dan beliau diamanahi sebagai ketua
Tapi dia gak pernah bantuin
Gk pernah datang monev
Karena dia KKN
Apalagi yang anggota kelompok lain masih maba2
Yang paling berpengalaman mbak ketua itu
Kita belum terlalu tahu tentang karya tulis ilmiah
Kita sempat marah, bingung, seperti anak kehilangan induknya
Tapii aku baru bisa memahami
Gimana bingungnya mbakku ketua itu
Membagi antara KKN dan LKTInya
Setelah aku merasakan namanya KKN
Ohh maafkan kitaa mbak..



Pernah juga melakukan hal egois kedua
Kepada seseorang yang ku anggap spesial
Niatnya pengen bantu dia
Dengan selalu ngingetin skripsinya
Tapi ternyata itu malah membikin dia tertekan
Sekarang aku baru bisa merasakan
Betapa menohoknya kata "Skripsinya dah sampai mana?"
Rasanya sakit..
Dulu selalu nyuruh nemuin dosen pembimbing untuk bimbingan
Sekarang aku baru merasakan
Betapa tertekannya bertemu dosbing
Ketika skripsi kita selalu salah di mata dosen
Selalu revisi
Ya Tuhan..
Apalagi dosbingku ada dua
Selalu berbeda pemikiran
Dan sangat sangat kritis
Yang satu bilang benar, lanjut
Yang satu bilang salah dan tertahan
Belum lagi, sulitnya menemui mereka

Ohh rasanya seperti inikah..
Dulu aku juga pernah egois
Meminta untuk bertemu
Aku dah nunggu berjam-jam
Tapi dia gak datang datang
Gara2 ngeprint skripsi
Aku marah, dan merasa paling terskiti
Karena demi ketemu dia
Aku sengaja gak makan
Padahal udah lapar bnget karena dari siang gak makan
Tapi sekarang aku baru tahu
Ternyata ngeprint skripsi gak semudah yang dibayangkan
Gak waton ngeprint kya tugas2 biasa
Ohh Tuhan.. Maafkanlah aku
Telah menyakiti banyak orang

Sekarang aku merasakan
Dan dia menjauhiku
Mungkin ada hikmah dibalik dia menjauhiku
Allah tahu aku orangnya cemingan
Jadi dibiarkan sendiri dulu
Fokus dulu

Ya Allah lancarkanlah skripsiku..
Tabahkan, kuatkan hatiku
Aku sering sedih ya Allah
Temanku sudah ada yang mau ambil data besuk
Dan aku sekarang masih revisi bab 1 & 2
Walau mungkin di jurusan lain ini masih terlalu cepat mengurus skripsi
Tapi lingkungan di kelasku yang memaksaku untuk cepat
Jika tidak aku akan tertinggal
Aku merasa lelah tapi juga senang berada di lingkungan ini

Ya Allah.. Hanya pada engkau aku berpasrah
Lancarkanlah urusan hambaMu ini



Pejuang skripsi
Yang bertekad MEI 2016 harus WISUDA !!!!!


Selasa, 06 Oktober 2015

CERPEN : Keep Your Flight

07 Oktober 2015
Hari rabu, minggu kedua di bulan Oktober
Mungkin bagi orang lain hari ini dianggap hari yang biasa saja
Seperti hari-hari biasanya
Tapi bagiku.. hari ini, tanggal ini menjadi berbeda
Entah harus bersedih atau bahagia
Yang jelas yang aku rasakan hari ini perasaanku sungguh tidak karuan
Hari ini menjadi hari yang spesial
Spesial karena membuat aku kepikiran
Bahkan sejak kau mengatakannya
Setelah kata itu terucap
Hari ini, tanggal ini menjadi spesial
Rabu, 07 Oktober 2015
Yang bertepatan dengan HUT Jogja ke-250
Hari ini, mas X akan pergi ke kalimantan
Dia akan terbang ke kalimantan
Aku sudah berusaha untuk tidak memikirkan hal itu
Tapi sejak tadi pagi, sejak bangun, bahkan sejak kemaren, dan kemarn-kemarennya lagi
Sejak mas X memberitahu, aku kepikiran akan hal ini
Dulu waktu kita masih sama-sama kuliah
Aku pernah ngomong ke dia
Aku takut ketika dia sudah lulus, sudah wisuda
Dia akan meninggalkanku
Dia akan pergi dari Jogja
Dan hari ini, dia benar-benar akan pergi dari Jogja
Dia pergi ke kalimantan untuk menghadiri wisuda masnya dia
Kata dia hanya akan pergi selama 2 minggu
Tapi dia juga berkata, dia disuruh membawa berkas-berkas lamaran kerja oleh pakdhenya
Dan aku pun berpikir, mungkin dia akan lebih dari 2 minggu disana, jika dia dapat pekerjaan disana
Mungkin aku yang terlalu lebay
Terlalu sedih memikirkan hal itu
Di zaman yang serba canggih ini
Ada banyak teknologi : sosial media yang dapat memutuskan jarak
Mendekatkan seseorang yang jauh
Dapat saling memberi kabar karena sudah ada handphone, internet
Namun.. mungkin aku tidak bisa seperti itu
Keadaanku dan dia sudah berbeda
Aku sangat sedih, aku tidak bisa mengantarkan dia ke bandara
Mengantarkan dia pergi dengan pesawat untuk pertama kalinya
Apalagi untuk menghubungi dia
Aku siapa? Aku bukan siapa-siapa
Bahkan aku tidak berhak untuk mengantarkan atau menghubungi dia
Aku hanya bisa melihat dari jauh dari luar bandara
Lalu lalang pesawat yang take off dari bandara
Mungkin salah satu pesawat yang take off itu adalah pesawat yang kamu tumpangi
Karena aku tidak tahu jam berapa kamu akan berangkat
Mungkin salah satu orang yang tahu adalah mbak Y
Mbak Y, orang yang selalu ada buat mas X, tidak seperti adek
Mungkin juga dia yang akan mengantarkanmu
Mungkin juga yang akan menghubungimu sesampainya km disana
Yang akan tahu keadaan mas X, dimana mas X, sedang apa mas X adalah dia
Sedang aku.. aku hanya bisa “Stalking” di media sosialnya
Dan hanya bisa mendoakannya saja
Hati-hati penerbangannya mas
Semoga Allah selalu melindungimu
07 Oktober | 07 Agustus | 07 Juli 2015
Dia ke Kalimantan | Aku Ultah ke-21 | Dia Pendadaran

Minggu, 04 Oktober 2015

CERPEN : Belajar Mengikhlaskan Lagi

Hari ini tanggal 30 September, dia nemuin aku, mas X nemuin aku ya Allah

Ada rasa sedikit senang ketika melihat dia menunggu di depan gerbang, karena aku sangat merindukannya. Bahkan setiap malam aku selalu berharap ditempat itu, ditempat yang biasa ia nunggu, ada dia dengan senyumnya yang manis, yang selalu tersenyum ketika menyambut aku.

Aku selalu merindukannya ya Allah, ketika aku pulang ke kos selalu ku pandangi tempat itu. Tempat dimana dia menjemput aku. Tak pernah hilang, bayangan dia di situ tak pernah hilang. Aku masih selalu saja berharap, dia datang, dia berada di situ. Namun hanya kosong, hanya rumput dan tembok rumah tetangga yang ada, tak ada dia

Dan malam ini dia datang. Akan tetapi kedatangannya saat ini berbeda, bukan kedatangan ingin bertemu tapi kedatangan untuk berpisah, berpamitan meninggalkanku, kenangan dengannya, rasa ini, untuk selama-lamanya.

Dia datang dengan motor biasanya, motor jupiter merah. Aku masih sangat ingat betul bagaimana proses pewarnaan motor itu, dimana bengkel tempat reparasi motor itu, karena saat itu aku menemani dia, aku di samping dia. Ketika hubungan kita masih baik-baik saja. Juga dia mengenakan jaket, jaket yang belinya juga bareng aku. Dia membeli jaket itu dengan aku, menanyakan apakah jaket itu pantas untuknya, kita memilih bersama. Aku masih sangat mengingat itu ya Allah, aku ingat itu. Motor dan jaket itu adalah saksi bisu, kenangan aku dan mas X selama ini.

Ketika melihat dia, aku sudah berusaha biasa saja, bersikap tegar, seolah-olah tidak ada apa-apa. Aku harus stay cool, tekadku dalam hati. Tetapi ketika melihat matanya, mendengar suaranya, hatiku pilu, perasaan sedih bahagia bercampur jadi satu, karena aku benar-benar sangat merindukannya. Merindukan mas X, sosok yang sangat aku cintai, yang bisa jadi teman, kakak laki-laki, dan kekasih hatiku. Aku merindukan berdebat dengannya, mendengarkan nasehat darinya, nasehat yang terkadang jauh dari logikaku, tapi kalau dipikir-pikir juga ada benarnya, mungkin karena umurnya lebih dewasa jadi pemikirannya juga lebih dewasa. Berbeda jauh dengan aku, yang masih sangat kekanak-kanakan.

Oh ya sebelumnya, waktu itu, ketika dia datang aku tidak tahu, aku melihat dia ketika akan keluar dengan mbak D yaitu mbak kosku, saat mau membeli makan. Dan ketika didepan kos, bersiap untuk pergi, melihat sosok laki-laki yang aku kenal, dan ternyata benar, aku sangat mengenal laki-laki itu, walaupun aku hanya melihat punggungnya saja diantara ribuan orang, aku pasti akan mengenalnya, itu mas Xku. Sebelumnya pula, ketika aku pulang dari kos W, dan mengantar J pulang, J berkata hati dia deg-degan. Dan aku mencoba menenangkan J bahwa aku juga sering begitu dan tidak terjadi apa-apa. Namun ketika aku bilang seperti itu hatiku juga merasakan deg-degan, dan itu berlanjut sampai malam. Ternyata aku salah, rasa deg-degan itu memang sebuah pertanda, dia datang.

Sambil membonceng motor, aku meminta mbak D untuk pelan karena aku ingin menyapa dia. “Mas X, mas nyari siapa? Nyari mbak E?” tanyaku dengan dia. Dan dia menjawab “Iya” dengan nada sedikit agak kebingungan. Mungkin kaget melihat aku. Lalu aku menyuruh mbak D untuk melajukan kembali motornya. Dan jelas mbak D menggoda aku “Ciyee, ehem dia udah gak nyariin kamu hlo”. Lalu aku menjawab “Ya udah gak papa mbak”. “Ahh yang bener”. “Iiih mbak D”. Tetap saja ketahuan, walau mulut berkata tidak apa-apa, tapi hati tetap merasakan ada apa-apa, dan aku selalu gak bisa nyembunyiin hal itu ke mbak D. Saat membeli makan pun aku masih kepikiran mas X yang ada di depan kosku tadi, dan langsung deh aku merasa perutku sakit dan kebelet pipis. Entah kenapa setiap akan ketemu mas X, aku selalu ingin ke kamar mandi, dan itu selalu terjadi. Dulu ketika dia sudah menjemput aku di depan kos, dia pasti selalu nunggu aku. Dan aku selalu berkata “Maaf mas, tadi pipis dulu”. Akhirnya tiba waktu untuk kembali. Mbak D lagi-lagi menggoda aku, “Kira-kira dia masih ada gak ya”. “Udah gak da mungkin mbak, tapi kalau masih ada, aku harus bersikap biasa ja” tukasku.

Dan benar ketika aku kembali ke kos lagi, dia masih ada disana bersama mbak E. Mbak E adalah mbak kosku, teman satu kelasnya mas X. Mbak E lantas mencegat motornya mbak D dan menyuruhku untuk berhenti. Aku bingung, dan aku bilang ke mbak E, mau ngasih pesanan makanan ke temen kosku yang nitip. Tapi mbak E bilang, biar mbak E yang ngasihin dan aku disuruh nemuin mas X. Lalu akhirnya, tiba juga waktunya aku nemuin dia. Mbak E hanya senyum-senyum, melihat sikapku, katanya mukaku memerah dan tanganku dingin. Ya mungkin seperti itu keadaanku, karena aku memang sangat grogi waktu itu.

“Ada apa mas” begitu ucapku mengawali perbincangan kita. “Gimana kabarnya” tanya mas X. Aku menjawab sekadarnya dan kembali menanyakan pertanyaan yang sama kepada dia dan berlanjut ke perbincangan tentang kesibukan masing-masing. Aku tak berani melihat matanya lama-lama, karena aku takut dia bisa melihat aku yang sebenarnya, aku yang hanya berpura-pura terlihat baik-baik saja. Diam dan diam, kami memilih diam ketika perbincangan telah kehabisan topiknya. Lalu dia memberikan beberapa makanan untuk aku, dan di makanan itu pasti jelas ada Oreo, makanan kesukaanku, mas X tahu betul, aku sangat suka Oreo. Dan akhirnya mas X mengangkat bicara kembali, pembicaraan yang lebih serius. Dia berpamitan akan pergi ke kalimantan dan berkata kepadaku untuk mengikhlaskannya, serta mungkin ini pertemuan terakhir dengannya. Kemudian dia memberikan segala klarifikasi tentang perasaanya dan segala permasalahan yang terjadi di hubungan kita. Serta tak lupa dia memberikan nasehat-nasehat ke aku. Aku yang awalnya sudah bertekad stay cool, akhirnya sudah tidak bisa lagi bersandiwara, tak terasa air hangat menetes di pipi, aku sedih sangat sedih, aku menangis, aku gak bisa membendung air mata itu ya Allah. Hatiku rasanya sakit, sangat sakit, rasa sakit ini sangat mirip ketika aku ditinggal pergi bapak ibu. Melepas dia seperti melepas bapak ibuku yang sudah tidak ada di dunia ini lagi. Aku selalu berharap bisa hidup bersama mas X selamanya, karena dia sudah sangat klik di hatiku, dia sudah aku anggap sebagai pengganti orang tuaku yang sudah tidak ada. Namun sekarang, kita harus pisah. Tapi mungkin ini takdirmu ya Allah, aku harus berpisah dengannya.

“Aku akan belajar, aku akan belajar mengikhlaskan sesuatu lagi, setelah mengikhlaskan kepergian bapak ibuku, yang meninggalkanku untuk selama-lamanya, dan sekarang aku mengikhlaskanmu, mengikhlaskan mas X pergi dari hatiku”

“Mungkin ini lah skenario yang digariskan oleh Allah, apa daya aku hambanya jika memang ini garisnya. Terima kasih ya Allah telah mempertemukan aku dengan mas X. Semoga ada hikmah di balik kejadian ini”

“Terima kasih mas X, terima kasih atas doa yang telah kau berikan ke aku. Semoga doa itu juga berbalik ke mas”

“Selamat jalan mas. . selamat jalan ke kalimantannya, semoga sukses, adek selalu doain yang terbaik untuk kamu”.




our pict our love*

Template by:

Free Blog Templates