Bukan maksud aku ingin berkata seperti itu
Berucap seperti itu
Sungguh sebenarnya aku sangat merindukan engkau dan terbesit rasa senang saat kau hadir lagi
Tapi selalu saja kau datang dengan membawa awan mendung ke mataku
Cobaan apa lgi ini ya Allah
Hamba mohon supaya ngelewatin segala cobaan ini
Sungguh aku bukan wanita seperti itu
Bukan wanita yang hanya datang saat kau telah dipuncak
Hanya datang saat kau merasa bahagia
Bukan.. aku bukan seperti itu
Dalam hati yang terdalam
Sungguh aku malah ingin bersama berjuang dari nol
Menemanimu saat sedih
Sungguh aku saat menginginkan itu
Tapi ada satu hal yang membuat tindakanku berbalik 180' dari hati ini
Hal yg menurutku memang harus ku lakukan
Maafkan aku..
Aku selalu bersamamu lewat doa ini
Aku memang sangat haus
Haus akan kehadiranmu
Bagai tersesat di gurun pasir dan sangat butuh air
Aku percaya kau oaseku
Tapi kenapa...
Air yang kau sediakan memang melegakan kehausanku, namun juga membunuhku
Kenapa air itu tak murni
Kenapa harus ada tapinya
Kenapa tidak air saja tanpa kata tapi
Aku bingung, sungguh bingung
Aku butuh oase, namun air yang kau sediakan menyakitiku
Bisakah bisakah kau sediakan air yang benar2 murni, oaseku 😞
Semurni dulu seperti pertama kali kita bertemu
Terimakasih untuk lagunya mas
Rekaman suara yang kau kirimkan dulu
Setidaknya dapat mengobati rinduku akan kamu
Jugaa serasa ada kamu menemaniku dalam mengerjakan skripsi
Jadi bersemangat... if i hear your voice
Arigatou Gozaimasu
Semangat mengerjakan skripsi Ratna 😃
Entah dimanapun mas berada, semoga bahagia selalu 😊