Minggu, 25 September 2016

Hallo

Hallo aku yang berumur 22 th
Hallo aku yang mulai beranjak dewasa
Ataukah aku sudah dewasa
Hallo masa depan
Hallo masa 20an
Hallo kepala 2
Hallo kebimbangan apa yang kau dapatkan
Hallo masa kepala 2
Hallo
Haloo

Senin, 15 Agustus 2016

Pulang

Pulang...
Kembali...
Apa itu pulang?
Perasaan yang menggebu, perasaan hitam entah putih, rindu menggunung tapi tak nampak

Sabtu, 16 Juli 2016

.....

Ya Allah
Ya Allah engkau yang maha menguasai hati setiap manusia
Ya Allah aku ingin mencintaiMu dengan tulus
Aku ingin menyerahkan segala hati ini untuk engkau ya Allah
Ya Allah engkau yang maha mengerti segala perasaanku, kegundahan hatiku, kesedihan hatiku ini
Ya Allah aku ingin menangis
Dada sesak pikiran memutar hati meracau
Ya Allah aku tahu semua ini telah engkau gariskan
Ya Allah kuatkan hamba ya Allah
Aku sedih ya Allah
Aku bingung harus gimana
Hamba ingin menangis ya Allah tapi sekarang kenapa tidak bisa menangis?
Kenapa hati ini ngerasa ngilu ya Allah
Hati ini sakit
Apa karena aku baru sadar dengan banyak kesalahanku, kesalahanku yang selalu kuulang

Ya Allah berikan aku ketentraman hati ya Allah
Izinkan aku menangis menghilangkan rasa sedih ini
Entah ini kesedihan apa ya Allah
Hamba gak tahu tapi hati ini sakit sekali ya Allah
Ya Allah maafkan hamba jika sedih ini ternyata bukan sedih akan dosa2 yang telah aku lakukan tapi kesedihan karena merasa disakiti oleh makhluk ciptaanMu
Maafkan hamba ya Allah berkali-kali engkau telah peringatkan, tetapi hamba selalu kembali mengulangi menggantungkan harapan kepada makhlukMu bukan kepada Engkau
Padahal Engkau telah menjelaskan jika terlalu berharap kepada manusia hanya akan mendapatkan kesedihan saja

Ya Allah apa hamba terlalu hina ya Allah
Apa sudah tidak ada lagi cinta yang tulus untuk aku selain dari bapak ibu
Aku merindukan bapak ibu ya Allah, maafkan hamba yang masih selalu menangis merindukan mereka. Maafkan aku yang merasa masih kurang waktu hamba dengan mereka. Aku tahu Engkau menjaga beliau disana ya Allah. Lindungi mereka ya Allah, jauhkan mereka dari siksaMu apalagi jika siksa itu berasal dari anak-anaknya yang masih ada di dunia ini. Ya Allah maafkan hamba yang banyak dosa, tapi hamba mohon jangan sampai dosa hamba ini juga dapat menyiksa mereka. Biarkanlah hamba sendiri saja yang merasakannya ya Allah.

Aku sedih ya Allah aku merasa sendiri
Ya Allah, apa kelak ada yang bakal mencintaiku dengan tulus
Aku sedih ya Allah, karena orang yang aku anggap bakal memberikan cinta yang tulus ke aku ternyata dia tidak seperti itu
Hamba sedih ya Allah
Maafkan aku yang terlalu mencintai makhlukMu
Hamba sedih ya Allah
Aku merasa sepi sendiri
Hanya padamu aku berpasrah ya Allah
Engkau pasti mengerti perasaan hamba ya Allah
Maafkan hambaMu yang terus meracau kesedihan ya Allah
Maafkan hambamu yang kurang bersyukur ini, yang terlalu berlebihan bersedih karena dikecewakan oleh manusia.
Maafkan hamba ya Allah
Padahal di luar sana banyak yang hidupnya lebih menyedihkan dari aku
Beban yang aku pikul tidak terlalu berat dibandingkan bebannya mereka
Aku harusnya bersyukur dapat hidup didunia dengan tubuh yang lengkap dan dapat mengeyam pendidikan hingga sarjana
Tapi maafkan hamba ya Allah
Aku hanya sedih
Maafkan hambamu yang terus meracau ini
Aku gak bisa berpura-pura selalu tersenyum ya Allah
Aku ingin menangis ya Allah
Maafkan aku meracau dalam tulisan ini
Entah mengapa dengan menulis, bebanku dapat sedikit berkurang
Aku hanya ingin mengeluarkan emosi negatif ini

Maaf ya Allah, aku menjadi hamba yang cengeng

Rabu, 27 April 2016

Again

Again I tortured myself
What can I without you mas
But I'm afraid really afraid
Because I love you too much
Even my love to you can exceed my love for Him
What can I do
I am confused
I'm lonely alone
When I go like this anymore
What would you like first lady closed
What you will hate me
What should be like this the
To find out all the bitter truth or sweet
Do you still love me like you say
Are you going to turn it away from me because of my attitude
I do not know is true or false mas
I know I love you so much
I do not know is true or false
Honestly away from you is very tormenting
But I do not know what my attitude is correct or not
I'm just afraid
I just wanted to know
Do you really love me mas
You are always saying dear to me
But you were always too hide me
Either careful who you watch mas
I love you mas
I love you so much
Mas anjar goodbye to you like this makes me sick
But I want to know what you really love me mas
If I go what are you going to leave and turned to another woman
I really love mas
But I just want to know if you can keep me mas
I really really love mas
I seemed to be at the threshold of the abyss
Because I myself were walking towards the abyss
What are you going to save me mas
Or you'll be looking for a successor

Selasa, 26 April 2016

Mereka Berlari

Lari-lari
Semua sibuk berlari pada hari ini
Yang seharusnya aku juga ikut bergabung disana
Namun aku lebih memilih duduk terikat dipojokan sini
Mereka bebas berlari-berlari
Mencari-cari hal yang pasti


Aku ingin ikut berlari bersama mereka
Tapi apa daya aku tak mampu teman
Aku baru bisa duduk terdiam terikat tak bersuara
Lari-lari hari ini aku harus merelakan mereka berlari
Kita dilahirkan sama-sama
Akan tetapi tahapan untuk bisa berlari tersebut berbeda-beda
Dari mulai tengkurap, mengelasut, merangkak, duduk, berjalan, hingga berlari seperti kalian
Tahapanku membutuhkan waktu yang lebih lama


Lari-lari..
Hari ini banyak berlari
Menuju pintu yang akan segera ditutup
Tetapi aku baru bisa duduk terikat melihat mereka berlari meninggalkanku
Sedih memang, namun aku memang harus menerima kenyataan
Aku tidak bisa berlari bersama mereka sekarang
Aku baru bisa duduk dan akan mulai berjalan


Lari-lari..
Mereka meninggalkanku pergi
Luluh lantah hati ini karena di masa itu tidak bisa membawa diri menghadapi hari-hari lalu


Lari-lari..
Mereka berlari
Jadi beginikah rasanya ditinggal mereka berlari
Terasa sesak ketika sahabat yang berlari
Maaf aku tak mampu memenuhi janji kita teman
Aku tak mampu berlari pada hari ini


Kita akan berpisah
Kita akan berbeda gerbong perjalanan
Semoga kita dapat bertemu kembali di stasiun yang sama
Atau mungkin kita akan satu gerbong lagi
Bukan gerbong S1 seperti dulu
Tapi gerbong yang lebih tinggi, dan lebih besar lagi

Senin, 21 Maret 2016

Hati-Hati

Hati-hati
Hati-hati di masa ini
Semua orang menjadi brutal
Keegoisan semakin besar
Tubruk sana tubruk sini
Tak kenal teman maupun lawan
Semua berlari.. berlari sangat kencang
Kadang ada lubang di depanpun tak diberitahukan yang di belakang
Semua tampak menyimpan api
Api yang membara
Sampai membakar orang lain tak hanya dalam dirinya sendiri
Sebenarnya aku risih dengan semua ini
Semua tampak egois dan tak mau mengalah
Ingin tak ingin mengikuti arus dan terus membantu
Tapi aku malah sendiri yang terjatuh
Membantu dan dimanfaatkan beda tipis
Berbedak persahabatan rasa solidaritas ingin membantu
Tapi yang dibantu tidak peka
Sodrok sana sodrok sini
Tak mau melihat kondisi yang membantu yang selalu dituntut untuk membantu
Padahal sebenarnya ini waktunya untuk balas budi
Semua tampak menutup mata dan terus berlari
Hingga sesak di dada
Pusing kepala
Aku sebal
Semua tampak tak berbudi

Selasa, 15 Maret 2016

Meracau


Duduk di pojok. Termenung melihat awan-awan yang bergerak. Bising di samping-samping terasa mengabur. Hanya musik kecil yang terdengar di telingaku. Menari jari terus menari ingin bercerita. Bercerita akan hal yang telah dihadapi oleh hati ini. Hati yang berada didalam raga dan jiwa ini. Mulut yang tidak bisa bicara lagi karena entah kata apa yang dapat dikeluarkan. Mulut bingung kata apa yang bisa mewakili segala perasaan hati ini. Mulut yang tak kuasa berbicara. Mulut yang kadang malah meracau, menyangkal kebenaran. Berbohong berkata tak mau mengikuti kata hati

“Im fine” “Im fine”

Mulut seringkali tak menyukai perasaan dari hati. Mulut yang seakan sangat pintar untuk menyembunyikan. Hanya mata yang selalu berkata jujur. Saat hati teriris, dia keluar air mata

“Cengeng kamu cengeng”

Iya memang seperti ini aku. Terlahir memiliki hati yang terlalu lembut, dengan mata yang terlalu mudah menangis. Aku mellow aku memang tipe mellow. Namun setelah itu aku bisa tegar, sekuat baja walau terus ditempa. Tapi aku harus melewati proses ini

Termenung disudut pojok ruangan. Ku biarkan jari-jariku menari. Meracau membabi buta menuliskan segala kata yang ingin ditulis

Terpojok di sudut ruangan berteman dengan kesendirian. Sebelumnya bertemu dengan beberapa teman

Mereka selalu menanyakan hal yang sama ketika melihat mataku

“Kamu menangis ya? Kamu menangis?”

Sang mulut menjawabnya “tidak, aku tidak menangis, aku hanya kurang tidur hehe”. Mulut bisa berpura tertawa

Duduk duduk disudut ruangan

Aku menyadari akan beberapa hal. Banyak hikmah yang dapat aku petik didalam hidup ini. Bertemu dengan banyak orang yang mungkin sedang bertopeng seperti aku. Aku seperti meracau. Jujur aku sedang sedih. Aku ingin membabi buta di tulisan

Izinkanlah aku menulis tanpa merangkai kata yang indah. Entah aku hanya ingin mengeluarkan kesedihan ini lewat tulisan. Izinkan aku membabi buta ditulisan

Aku ingin menulis

Aku ingat beberapa teman yang telah pergi lalu datang teman yang lain. Alur yang sama semua yang datang pasti akan pergi, lalu datang yang lain lagi. Tapi lagi-lagi aku akan sendiri lagi.

Aku memetik hal itu bahwa memang kelak aku pun akan sendiri. Iya ketika aku mati, aku akan sendiri tak akan ada teman yang menemani

Aku takut mati, tapi aku ingin mati, terkadang aku ingin mati

Aku ingin sendiri, tapi terkadang aku ingin banyak orang

Aku orang yang plinplan, sangat plinplan jika itu beurusan dengan kamu

Aku harus pergi aku ingin pergi melihat lingkungan yang baru

Aku ingin keluar kota aku ingin pergi keluar negri

Aku ingin mengabdi aku ingin mengajar akau ingin ke pelosok

Aku ingin bertemu anak-anak

Aku ingin mencurahkan kasih sayang

Aku ingin mendapat kasih sayang

Aku ingin berguna

Aku ingin menujukkan sebenarnya siapa aku

Aku tersesak batinku terkukung

Apa mauku, aku tak tahu apa mauku

Aku seperti bersandiwara siapa aku yang sesungguhnya

Siapa aku siapa aku

Duduk termenung dipojok ruangan aku menuliskan segala hal

Biarkan tanganku menari-nari diatas keyboard ini

Aku ingin menulis aku ingin membabi buta aku ingin meracau dalam tulisan

Karena hatiku sedih

Template by:

Free Blog Templates